GUBERNUR JAMBI LANTIK PJ BUPATI TEBO
20 2016

Gubernur Jambi resmi melantik Agus Sunaryo menjadi PJ Bupati Tebo. Agus sunaryo yang sebelumnya menjadi Asisten II Setda Provinsi

Jambi menjadi PJ Bupati Tebo menggantikan Sukandar yang masa jabatan nya telah berakhir.

Pelantikan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu (27/8/2016) di Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Hadir pada pelantikan tersebut, pejabat dan pimpinan SKPD Pemkab Tebo, unsur Forkopimda, serta undangan lainnya.

FACHRORI : PEMPROV BERUPAYA PERKUAT PERANAN IPHI PROVINSI JAMBI
01 2018

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar, Senin (30/7), sekitar pukul 09.00 WIB menerIma audiensi pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Jambi periode 2017-2022 di Ruang Rapat Sekda Kantor Gubernur Jambi. Hadir langsung menemui Plt.Gubernur jambi, Ketua PW IPHI Provinsi Jambi, H.Ahmad Karimuddin, Dismar Fery Sekretaris, dan Maulana bendahara.

Fachrori menjelaskan, IPHI memiliki peranan penting untuk membantu umat dan diharapkan dapat terjalin sinergi pemerintah dan IPHI, pemerintah akan berupaya untuk memperkuat peranan IPHI Provinsi Jambi. ”Saya berharap pertemuan ini akan semakin mensinergikan kerja kita untuk masyarakat, serta mampu melaksanakan program kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti yang telah tercapai selama ini, dan saya berterima kasih atas kehadiran para pengurus IPHI. Semoga kegiatan ke depan selalu memberikan kontribusi positif bagi Provinsi Jambi,” ujar Fachrori.

Ketua PW IPHI Provinsi Jambi, H.Ahmad Karimuddin menyatakan bahwa salah satu tujuan audiensi ini, selain untuk bersilaturrahmi dan pengenalan pengurus, juga untuk menyampaikan sejumlah kendala IPHI dalam menjalankan roda organisasi, salah satunya, belum adanya kantor atau Sekretariat IPHI Provinsi Jambi, serta keuangan yang tidak tersedia. Untuk itu, sangat berharap adanya perhatian dari Pemerintah Provinsi Jambi.

“IPHI Jambi telah berdiri lebih dari 10 tahun, namun sampai saat ini belum mempunyai kantor yang tetap, mengingat kegiatan yang begitu banyak, sangat diperlukan sebuah kantor yang tetap supaya sekretariatnya bisa berjalan maksimal. Kami pengurus yang baru berinisiatif untuk menyewa kantor untuk satu tahun, untuk itu kami memohon kepada Plt. Gubernur Jambi dapat membantu jika ada aset Pemda yang tidak terpakai, supaya kami pergunakan sebagai sekretariat IPHI sehingga dapat bekerja lebih optimal, dan kami juga menyadari bahwa IPHI Jambi masih banyak ketinggalan dengan provinsi lain, kami akan terus berkoordinasi dengan pengurus yang berada di daerah agar kehadiran IPHI dapat lebih bermanfaat untuk membantu masyarakat,” ungkap IPHI.

MENGAKU BUTUH BIMBINGAN, SEKDA PROVINSI JAMBI MINTA NASIHAT DARI VETERAN
14 2018

Memperingati hari Veteran Nasional, pemerintah Provinsi Jambi mengadakan syukuran. Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Provinsi Jambi, Kapolda Jambi, Ketua LVRI Provinsi Jambi dan Forkopimda Provinsi Jambi.

Sambutan Plt Gubernur yang di wakilkan oleh Sekda Provinsi jambi M. Dianto minta agar para veteran ikut serta membantu pemerintah dalam mengambil keputusan.

"Saya meminta nasihat kepada para veteran," jelasnya.

Ia juga mengatakan membutuhkan bimbingan dan juga arahan. "Terutama arahan dalam akhlak dan juga mental kepada para pemuda Provinsi jambi, agar tidak mudah terjerumus ke dalam jurang hitam Narkoba," ungkapnya.







KEPALA BNPB APRESIASI KEPALA PEMERINTAH PROVINSI JAMBI TERKAIT PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN
14 2018

Hari ini kepala BNPB Willem Rampangilei tiba di Jambi. Kedatangan Willem disambut baik Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan juga di sambut dengan tarian sikapur Sirih. Willem sangat mengapresiasi tinggi kepada pemerintah Provinsi Jambi, "karna pemerintah Provinsi secara dini dalam mencegah kebakaran hutan," jelasnya. Ia juga mengatakan bahwa dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yang terpenting adalah kesiap siagaan secara dini, "dan di sini di lakukan," jelasnya. Willem mengatakan kunjungannya kali ini untuk menghadiri penutupan pelatihan pencegahan Karhutla, "betapa pentingnya pelatihan ini untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan," jelasnya. Ia berharap setelah melewati pelatihan selama 3 hari, agar para anggota agar lebih siap lagi dalam mencegah karhutlah, "bukan siap saja, otomatis kan kemampuan meningkat," jelasnya.